Investasi Condotel Kurnialand

Investasi Condotel Kurnialand – Untuk bisnis bisa, untuk investasi pun bisa. Begitu katanya tentang investasi di condotel. Tak sedikit orang melirik investasi properti berupa bangunan tinggi seperti apartemen, tapi berfasilitas hotel ini.

Ada sebagian yang menjualnya begitu proses pembangunan selesai, tetapi tidak sedikit yang menahannya sampai sekian lama. Lalu, investasi condotel apakah menguntungkan?

Sebelum lebih jauh bahasnya, pertama-tama dulu kenali apa tuh condotel atau condo hotel ini. condotel adalah sebutan bangunan vertikal yang terdiri dari unit-unit layaknya apartemen di mana tiap unitnya terdapat dapur, kamar, ruang tamu, dan lainnya.

Cuma yang membedakan dengan apartemen adalah condotel berfasilitas layaknya hotel berbintang. Misalnya saja terdapat kolam renang, spa, meeting room, restoran, dan fasilitas lainnya yang jamak ditemukan di hotel berbintang. Intinya, seluruh fasilitas itu disediakan untuk kenyamanan dan menjadi nilai tambah bagi pengunjung.

Nah, unit-unit di condotel ini dijual kepada investor. Lalu dalam pengoperasiannya diserahkan pada pengelola tempat yang menyewakan unit-unit kamar itu kepada pengunjung.

Mudahnya, condotel itu ibarat hotel yang ‘kamarnya’ dimiliki perorangan yang kemudian disewakan.

melia-bintan-presentation-14, Investasi Condotel Kurnialand

Sebagai investor, apa saja yang ditawarkan ketika menanamkan modal di condotel?

Kenaikan harga unit

Tak sedikit yang membeli unit condotel yang kemudian dijual lagi beberapa bulan kemudian. Mereka ini biasanya menjual condotel dalam proses pembangunan sehingga lebih miring.

 

Lantas menjualnya saat harga naik. Entah saat proses pendirian baru berjalan 50% atau setelah condotel tersebut resmi beroperasi. Disini menariknya investasi condotel, dimana harga properti selalu merangkak naik mengikuti kenaikan inflasi.

 

Pendapatan Operasional

Condotel dioperasionalkan layaknya hotel. Jadi, secara tidak langsung operasionalnya akan menghasilkan pendapatan bagi sang pemilik.

 

Kemudian, pemilik unit atau investor mendapat keuntungannya. Besarannya keuntungan rata-rata lebih tinggi dari bunga deposito pada umumnya.

 

Di samping itu, kadang beberapa condotel memberikan jaminan ROI (return of investment) sekian % dalam tiga tahun atau dua tahun pertama. Misalkan sebuah condotel di Jimbaran Bali harganya Rp 1,1 miliar dengan tingkat ROI 10 persen selama tiga tahun pertama. Maka investor akan mendapatkan pendapatan sebesar Rp 8,7 juta per bulan. Namun Itu belum dipotong pajak.

 

Bisa Menginap Gratis

Unit di condotel itu punya investor. Jadi boleh kan menginap tanpa harus membayar biaya sewa. Keuntungannya aialah layaknya menyewa penginapan, karena fasilitasnya tidak ada bedanya dengan hotel.

 

Meski begitu tidak berarti bisa menginap sesuka hati. Harus tetap melalui reservasi dulu dan sejumlah condotel memberi batasan lamanya menginap gratis sekian hari selama setahun.

 

Setidaknya itu keuntungan paling kasat mata kalau berternak duit di condotel. Cuma tetap diperhatikan risikonya. Bagaimana pun juga yang namanya investasi pasti selalu mempunyai resiko. Maka dari itu dibutuhkan kejelian dalam memilih condotel yang mempunyai masa depan cerah.

 

Apa Saja Rumusnya Investasi Condotel?

1. Lokasi

Lokasi, lokasi, dan lokasi. Ini prinsip umum dalam berinvestasi di properti. Pilihlah condotel di lokasi yang cocok akan masa depan condotel. Utamanya lokasi wisata, seperti Condotel Kurnialand.

 

Cara paling mudah adalah survei ke lokasi dan minta salinan tata ruang kota, yang menunjukkan kawasan tersebut dikembangkan sebagai lokasi wisata. Disebabkan, pendapatan dari condotel sangat dipengaruhi dari tingkat occupancy-nya.

 

2. Harga Reasonable

Harganya masuk akal  dan termasuk harga penyewaannya. Yang dimaksud disini, harga sewa wajar itu dimana nilainya 1/1000 dari harga beli. Bisa dikatakan investasi condotel Rp 1 miliar, maka harga sewanya itu Rp 1 juta.

 

Kenapa bisa begitu? Besaran harga sewa tersebut ditetapkan demi mencapai proyeksi BEP (Break event point) atau disebut balik modal.

 

3. Cek Legalitas dan Perjanjian

Bukti kepemilikan condotel ada dalam secarik kertas. Maka itu pastikan isi perjanjiannya yang meliputi pembagian hasil, kualitas pengelola, skema pembayaran, sampai status tanah berdirinya bangunan itu. Jangan langsung tergoda iming-iming marketing tanpa kroscek dulu.

 

4. Reputasi Developer dan Pengelola

Jangan abaikan reputasi developer dan pengelola condotel. Mereka adalah pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan.

 

Jadi pelajari rekam jejak pengelolanya dan developer agar tidak salah langkah dalam menanamkan uang. Ingat, uang yang ditanamkan di investasi ini tak sedikit.

 

5. Audit

Apakah pengelolaannya diaudit oleh akuntan publik? Mengapa ini jadi pertimbangan?

Tujuan utamanya sebagai jaminan bagi investor. Pemilihan akuntan publik juga bisa menjadi ukuran. Semakin bagus reputasi akuntan publiknya, maka bisa dipercaya juga developer tersebut.

 

Audit ini penting, sebab investor mempunyai hak untuk mendapatkan hasil audit pendapatan pengelolaan condotel itu. Biasanya hasil audit tersebut dibagikan ke seluruh investor atau pemilik unit condotel.

 

Di atas kertas, berinvestasi condotel pantas dilirik. Hanya tetap bikin daftar pertimbangan agar uang yang ditanamkan berkembang biak. Pastikan investasi yang ditanam sabanding dengan hasil keuntungan yang didapat.

 

Satu hal yang paling penting adalah tujuan awal berinvestasi di condotel. Apakah semata-mata sekadar ingin memilikinya atau mengejar keuntungan saja. Bila opsi pertama yang dipilih yakni untuk kejar keuntungan maka kalkulasilah ke depannya condotel tersebut.

 

Kalau sudah tertarik, mekanisme beli condotel pun bisa dilakukan lewat metode KPR (kredit pemilikan rumah). Bisa juga kalau telah ada dana dan ternyata kurang, bisa memilih solusi dengan mengambil pinjaman pada bank.