Anggaran 1 Triliun Bangun Condotel Kurnialand

Anggaran 1 Triliun Bangun Condotel Kurnialand

Mungkin ada banyak orang belum mengenal nama Kurnialand dalam bisnis property. Memang nama kurnia land masih kalah pamor dengan nama besar seperti agung podomoro group, sinar mas land group dan ciputra group. Namun pengembang yang didirikan oleh Zaid Mahdani dan Henny Lim ini berani mengambil resiko dengan membangun Condotel Kurnialand dengan anggaran sebesar 1 triliun.

Menurut para pakar, membangun dan memasarkan condotel ini cukup rumit jika dibandingkan dengan memasarkan rumah tapak atau apartemen strata. Ini dikarenakan skema investasinya yang berbeda dan juga memerlukan penanganan yang lebih khusus. Selain itu para investor atau public belum benar-benar percaya untuk menginvestasikan uangnya pada bidang investasi ini.

Hal ini cukup bisa dimengerti, karena condotel yang ada saat ini sering dipasarkan dengan janji seperti pengembalian investasi yang cepat, tapi kondotel tersebut tidak segera dibangun dan banyak proyek kondotel yang mangkrak dan ditarik ke pengadilan karena bermasalah. Dan pihak Condotel Kurnialand mungkin juga memahami hal ini.

condotel kurnialand

Condotel Kurnialand Memiliki Jaringan Internasional

Proyek kurnia land lainnya yang akan dikerjakan pada akhir 2017 dan pertengahan 2018 adalah Melia Bintan Kepulauan Riau dan sol house jimbaran bali. Melia hotel international yang akan memanejemen proyek itu, hal ini karena bali dan bintan adalah tujuan wisata yang populer bagi wisatawan asing. Henny mengatakan bahwa keduanya memiliki daya tarik kuat bagi para turis dari eropa, Australia, amerika dan singapura.

Dari riset dan observasi yang dilakukan, kurnia land berencana akan berinvestasi sebesar Rp. 300 miliar di bintan dan Rp. 200 miliar di bali. Kondotel yang ada di bali dirancang dengan konsep resor, dengan luas sekitar 1,3 hektar dan memiliki 200 unit. Condotel Kurnialand yang ada di bintan lagi juga menggunakan konsep resor modern dengan fasilitas hutan bakau sebagai andalannya. Rencananya kurnia land juga akan membangun hotel di Lombok, nusa tenggara barat dan anyer, banten.

Invesatasi Condotel Kurnialand

Kondotel adalah sejenis kepemilikan property yang memiliki fungsi dan dikelola mirip dengan hotel. Kurnia land group dengan Condotel Kurnialand-nya merintis bisnis spesifik di bidang kondotel ini. Proyek perdana yang dikerjakan adalah sahid eminence ciloto puncak, yang ada di jawa barat. Proyek itu saat ini sudah sampai pada tahap akhir.

Sudah ada sekitar 379 unit yang dipasarkan, dengan 266 unit dijual dengan harga termurah yakni Rp. 1,8 miliar untuk tipe 41 meter persegi, ini adalah tipe terkecil. Dan nada 30 persen unit yang ditahan kurnia land sebagai asset.

Menurut Komisaris Utama Kurnia Land Group Henny Lim kepada wartawan, pihak kurnia land harus mengeluarkan uang sekitar Rp. 300 miliar untuk membangun sahid eminence ciloto. Dan sudah termasuk akuisisi lahan dengan luas 6 hektar.

Lahan seluas 6 hektar itu tidak semuanya akan dikembangkan, tapi hanya 15 persen saja yang akan menjadi kondotel dengan unit sebanyak 370.  Dan sisanya akan digunakan untuk membangun fasilitas eco-tourism serta ruang terbuka hijau. Henny mengatakan bahwa pihaknya akan menawarkan pengalaman berbeda kepada tamu pengunjung dan para investor. Itulah yang menjadi keunggulan dari Condotel Kurnialand.

Sedangkan untuk mengembangkan Condotel Kurnialand lainnya seperti sahid Cleveland bandung, mereka harus merogoh kocek hingga Rp. 200 miliar, dan sampai saat ini masih proses perizinan. Investor harus membayar sebesar Rp. 1 miliar untuk mendapatkan unik terkecil dengan ukuran 35 meter persegi.